{"id":1732,"date":"2020-02-28T22:34:00","date_gmt":"2020-02-28T15:34:00","guid":{"rendered":"https:\/\/taiciken.com\/desain\/?p=1732"},"modified":"2025-07-30T20:14:05","modified_gmt":"2025-07-30T13:14:05","slug":"skala-dalam-desain-grafis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/taiciken.com\/blog\/skala-dalam-desain-grafis\/","title":{"rendered":"Cara Menggunakan Skala Dalam Desain Grafis"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu skala dalam desain grafis<\/h2>\n\n\n\n<p>Skala dalam desain grafis adalah perbandingan suatu ukuran antara satu elemen dan elemen lainnya. Untuk bisa disebut skala harus ada minimal 2 elemen yang dibandingkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya ada dua lingkaran berukuran berbeda di sebuah kertas. <\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image \">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"700\" src=\"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-content\/uploads\/Perbandingan-skala.avif\" alt=\"\" class=\"wp-image-41300\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Perbandingan skala<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Skala adalah ukuran lingkaran kecil dibandingkan dengan lingkaran besar. Ukuran lingkaran dibandingkan dengan ukuran kertas juga bisa disebut skala.<\/p>\n\n\n\n<p>Skala itu relatif, sebuah elemen grafis bisa terlihat lebih besar atau lebih kecil tergantung dari ukuran, penempatan, maupun warna dari elemen-elemen lain disekitarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Skala bisa digunakan untuk menciptakan tention, mood, depth of field, dan hirarki.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tension (ketegangan)<\/h3>\n\n\n\n<p>Skala yang kontras bisa menciptakan tension antara dua objek.<\/p>\n\n\n\n<p>Visual tension merupakan cara untuk mengatur elemen-elemen pada gambar, yang mempengaruhi psikologi orang yang melihat sehingga menarik perhatian.<\/p>\n\n\n\n<p>Suatu objek yang dibuat jauh lebih besar dari yang lain membuat orang bisa langsung menangkap perbedaan yang kontras di antara keduanya, sehingga menciptakan tension lebih tinggi.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image \">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"461\" height=\"600\" src=\"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-content\/uploads\/Cheez-it.avif\" alt=\"\" class=\"wp-image-41301\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"> CHEEZ-IT <\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Misalnya pada gambar iklan CHEEZ-IT, perbandingan ukuran antara keju dan biskuit membuat mata kita langsung menangkap pesan &#8216;rasa keju asli yang kuat dan biskuit yang kecil&#8217;.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Mood (emosi)<\/h3>\n\n\n\n<p>Skala juga bisa bercerita dan menciptakan mood dalam desain.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika dua objek dibuat menjadi seukuran maka audience akan secara otomatis membandingkan kemiripan, atau koneksi antara satu objek dengan objek lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya pada campaign <strong>Words Kill Wars<\/strong>. <\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image \">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"424\" src=\"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-content\/uploads\/Adot-words-kill-wars.avif\" alt=\"\" class=\"wp-image-41302\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Words Kill Wars<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Ukuran pensil dan bom dibuat serupa, digabungkan menjadi satu gambar. Mengilustrasikan bahwa kata-kata juga sama powerful nya dengan senjata.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh lainnya pada iklan smart watch ini. <\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image \">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"532\" height=\"422\" src=\"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-content\/uploads\/Apple-watch-campaign.avif\" alt=\"\" class=\"wp-image-41303\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Apple watch banner<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Penggunaan jam dalam skala asli, dan manusia sebagai miniatur, menyampaikan pesan bahwa apple adalah bagian yang besar dalam kehidupan penggunanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Permainan skala seperti ini menciptakan kesan hiperbola dan playfull.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Depth of field <\/h3>\n\n\n\n<p>Skala juga bisa digunakan menciptakan depth of field. <\/p>\n\n\n\n<p><em>Depth of field<\/em> adalah jarak dari satu objek terdekat dengan objek terjauh dalam suatu gambar atau foto.<\/p>\n\n\n\n<p>Depth of field sendiri bisa menciptakan perspektif pada gambar. Elemen yang lebih kecil dan terlihat lebih jauh, dan elemen besar terlihat lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti iklan coca-cola ini misalnya<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image \">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"666\" height=\"300\" src=\"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-content\/uploads\/Coca-cola-open-happiness.avif\" alt=\"\" class=\"wp-image-41304\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Coca-cola Open happiness<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Menggunakan skala untuk membentuk senyuman dari susunan botol botol coca-cola. Dengan menggunakan skala pesan &#8216;Open happiness&#8217; dari iklan coca-cola dapat tersampaikan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Hierarchy<\/h3>\n\n\n\n<p>Skala juga berfungsi untuk menciptakan hierarki atau urutan visual diantara elemen-elemen desain. Skala bisa memberitahu audience elemen mana yang paling penting dari sebuah desain. <\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya pada visualisasi data berikut ini.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image \">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"816\" height=\"1056\" src=\"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-content\/uploads\/Skala-hirarki.avif\" alt=\"\" class=\"wp-image-41305\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Skala hirarki<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Skala digunakan untuk menyampaikan kuantitas. Lingkaran yang ukurannya lebih besar menandakan kuantitas pencarian yang lebih banyak.<\/p>\n\n\n\n<p>Soal hirarki ini akan kita bahas lagi lebih lanjut nanti.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh penggunaan skala dalam desain grafis<\/h2>\n\n\n\n<p>Sekarang kita lihat betapa powerfull nya penggunaan skala dalam desain khusus nya dunia advertising.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1.  Think Small VolkWagen <\/h3>\n\n\n\n<p>Pada tahun 1959 agency <em>DDB<\/em> merilis iklan di majalah berjudul think small untuk VolkWagen yang disebut &#8220;The ad that changed advertising&#8221;, dan dinobatkan sebagai salah satu iklan terbaik sepanjang masa.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image \">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"280\" height=\"355\" src=\"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-content\/uploads\/Think-Small-VolkWagen.avif\" alt=\"\" class=\"wp-image-41306\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Think Small VolkWagen<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Jika dibandingkan dengan iklan mobil Amerika pada masa itu penggunaan skala pada iklan  VolksWagen ini berbeda. <\/p>\n\n\n\n<p>Designer menggunakan ukuran mobil yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan keseluruhan halaman pada majalah.<\/p>\n\n\n\n<p>Skala antara mobil dengan halaman ini justru membuat mobil menjadi pusat perhatian, karena iklan ini berbeda dengan iklan-iklan mobil pada umumnya di masa itu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2.  Coffee &#8211; McDonald <\/h3>\n\n\n\n<p>Contoh lain agency <em>Leo Burnett<\/em> di Dubai membuat iklan Billboard untuk mempromosikan bahwa McDonald&#8217;s menjual kopi selama 24jam.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery aligncenter has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"848\" data-id=\"41307\" src=\"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-content\/uploads\/McDonald-coffe-5.avif\" alt=\"\" class=\"wp-image-41307\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">McDonald &#8211; Leo Burnett<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"848\" data-id=\"41308\" src=\"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-content\/uploads\/McDonald-coffe-7.avif\" alt=\"\" class=\"wp-image-41308\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">McDonald &#8211; Leo Burnett<\/figcaption><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Karena iklan Billboard hanya bisa terlihat sekilas, maka penggunaan skala pada iklan ini pun menjadi sangat krusial.<\/p>\n\n\n\n<p>Ukuran angka <strong>5<\/strong> dan <strong>7<\/strong> yang dibuat besar membuat audiens bisa membaca iklan dengan jelas, baik pagi hari maupun di malam hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesimpulan dari dua contoh diatas :<\/p>\n\n\n\n<p>Skala hanya bisa diciptakan dengan membandingkan satu objek dengan objek lainnya atau lebih.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bigger isn&#8217;t always better<\/strong>. Jika digunakan dengan benar, memperkecil objek dalam desain bisa menghasilkan impact yang besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Skala bisa mengubah desain dan sangat krusial untuk keberhasilan design kamu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memahami prinsip skala dalam desain grafis dapat membantu para desainer menciptakan visual yang lebih baik dalam desain mereka.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":38542,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-1732","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desain"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1732","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1732"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1732\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38542"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1732"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1732"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/taiciken.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1732"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}