Cara Membuat Website Menggunakan WordPress

Sebelum mengulas cara membuat website menggunakan wordpress saya ingin mengulas sedikit tentang apa itu wordpress. WordPress adalah Content Management System (CMS) yang digunakan untuk membuat website. Dan merupakan CMS terpopuler untuk membuat blog. Selain membuat blog wordpress juga bisa digunakann untuk membuat toko online (ecomerce) sederhana. Yup itu saja :V

Kabar baiknya wordpress ini gratis, hanya perlu hosting dan domain. Karena wordpress hanya bisa di Install di hosting. Yang belum tahu apa itu domain dan hosting bica baca Belajar Mengenali Perbedaan Domain Dan Hosting.

Cara membuat website wordpress sangatlah mudah. Lebih jelasnya cara intall wordpress lewat Cpanel bisa lihat video dibawah.

Oh ya wordpress yang digunakan kali ini adalah wordpress.org yang membutuhkan self hosting.

Halaman penting yang wajib dibuat

Setelah selesai install wordpress, sebenarnya websitenya sudah jadi dengan tampilan seadanya. Sebelum melakukan optimasi sana-sini, sebaiknya hal yang pertama dilakukan adalah membuat laman penting website

  1. About Us (tentang kami)  berisi penjelasan secara singkat tentang isi suatu website.
  2. Contack (kontak)  berisi cara menghubungi pengurus website.
  3. Privacy policy (kebijakan privasi)  berisi tentang pengelolaan data yang ada di website.
  4. Disclaimer (sangkalan) berisi peraturan pengunjung terhadap isi website.
  5. Term of service berisi tentang syarat dan tata cara penggunaan website.

Untuk beberapa halaman seperti privacy policy, disclaimer, dan term of service bisa dibuat menggunakan plugin generator atau website generator privacy policy yang ada di inernet.

Keamanan wordpress

Alasan ada orang yang meragukan kualitas wordpress biasanya adalah masalah disistem keamanannya. Sama seperti yang melanda sistem Windows milik microsoft, Karena banyak yang menggunakan sehingga banya peretas yang mencoba membobol sistem keamanannya. Dan untuk mengatasi asalah keamanan ini bisa diminimalisir dengan melakukan beberapa hal ini:

  1. Jangan menggunakan theme dan plugin nulled, tak berlisensi. Ada banyak sumber yang memberikan theme dan plugin premium secara gratis. Ini sangat berbahaya jika kamu tidak paham coding, karena bisa jadi theme dan plugin tersebut sudah disusupi script virus.
  2. Setidaknya seminggu sekali wajib cek dashboars website. Tujuannya untuk selalu update plugin, themes dan wordpress saat rilis update. Karena sebagian besar update untuk memperbaiki bugs dan celah keamanan.
  3. Pasang theme dan plugin yang digunakan saja. Selain untuk mengecilkan potensi dari tindak peretasan juga agar keja website menjadi lebih ringan.

Selain itu gunakan username yang unik, password yang sulit ditebak, menggunakan login lock down, dan mengubah halaman /wp-admin. Untuk melakukan semua itu bisa dengan menggunakan plugin all-in-one security. Berikut video cara penggunaannya.

Namun bagi yang tidak mau ribet dengan banyaknya pengaturan yang harus dilakukan seperti saya. Bisa menggunakan loginizer wordpress plugin, tinggal install dan aktifkan. Meskipun fiturnya tidak selengkap all-in-one security, namun bagi saya itu sudah cukup.

Themes dan plugins

Di wordpress repository sendiri sebenarnya sudah ada ribuan themes dan plugins gratis siap pakai, yang biasa disebut themes dan plugins freemium. Kamu bisa memilih sesuka hati sesuai kebutuhan. Meski begitu yang namanya manusia tidak ada puasnya. Banyak pengguna wordpress yang lebih memilih membeli lagi themes dan plugins nya, yang kemudian disebut dengan themes dan plugins premium.

Untuk website ini sendiri saya menggunakan template premium buatan lokal. Saya memilih ini theme LeadPress ini karena kesederhanaannya. Namun jika kamu ingin mencari themes dan plugins premium lainnya kamu bisa mengunjungi marketplace terkenal tempat para developer dunia menjual produknya seperti themeforest dan codecanyon. Atau bisa ke developer themes besar lainnya seperti ElegentThemes, MyThemeShop dan StudioPress.

Pemilihan tema ini sepenuhnya bebas, mau freemium atau premium yang penting kita senang, pengunjung senang bisnis terus baju berkembang. Namun untuk yang memiliki banyak website disarankan untuk memiilih themes dan plugins berbeda setiap websitenya. Hal ini agar jejak kita di dunia digital tidak mudah dilacak. Pembahasan footprint ini mungkin akan ada di artikel lain :B.

Berikut ini plugin yang biasa dipakai.

  1. YOAST SEO berfungsi untuk pengaturan dasar SEO onpage. Plugins ini  tersedia freemium dan premium, gunakan sesuai kebutuhan saja :D.
  2. Loginizer berfungsi untuk proteksi website dari serangan brutforce.
  3. Enable cache berfungsi untuk mempercepat loading web.
  4. Privacy policy generator berfungsi untuk membuat halaman privacy policy.
  5. Contact form berfungsi untuk membuat halaman contact us.
  6. Elementor page builder untuk mengcustom tampilan halaman yang dibuat.

Meski begitu pada prakteknya seringkali untuk menambah plugin lain untuk membantu pekerjaan. Intinya install plugin yang dirasa perlu dan dibutukan saja. Dan saat ini wajib mengunakan theme responsive (bisa menyesuaikan ukuran laya) dan ringan (cepat loadingnya), karena pengunjung tidak hanya menggunakan komputer melainkan lebih banyak menggunakan smartphone.

Selajutnya kita perlu melakukan optimasi konten yang dibahas disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

LeadPress Wordpress Theme By WPBisnis.