Cara Riset Keyword Paling Jitu Untuk Blog Dan Website

SEO tanpa riset keyword, bagaikan makan tanpa nasi. Karena tujuan SEO adalah untuk mendapat banyak pengunjung blog, maka wajib hukumnya mencari keyword yang banyak diketikan di search engine. Mengetahui cara riset keyword yang baik akan menjadi pondasi utama dalam melakukan optimasi website.

Metrik penting dalam riset keyword

Kabar baiknya riset keyword adalah skill yang bisa dipelajari. Mempelajari riset keyword diperlukan beberapa acuan untuk menilai bagus jeleknya suatu keyword. Acuan ini yang akan kita sebut sebagai metrik. Untuk sebagian metrik ini kita butuh bantuan keyword tools yang tersedia di internet, baik yang gratis ataupun berbayar. Untuk yang gratis bisa menggunakan Google Adwords: Keyword Planner dan juga Ubersuggest.

1. Volume

Jumlah pencarian kata kunci dalam kurun waktu tertentu. Umumnya 1 bulan terakhir.

Secara umum banyaknya volume pencarian suatu keyword sama dengan potensi traffic yang bisa didapatkan. Namun perlu digaris bawahi seperti halnya klub bola yang terkenal akan menarik banyak pemain sepak bola hebat. Artinya semakin banyak volume suatu keyword, kita akan mendapati banyak saingan. Dan kabar buruknya website yang menguasai keyword tersebut adalah website-website ber autority tinggi yang sulit dilawan.

Bagi yang masih belajar seperti saya baiknya mencari keyword dengan volume antara 50 – 2.000 karena di angka tersebut persaingan masih mudah.

2. Competition

Menunjukkan seberapa sulit sebuah keyword untuk bisa menembus halaman satu hasil pencarian. Umumnya menggunakan skala 0.00 – 1 semakin besar angka yang tampil, maka semakin sulit bagi kita untuk bisa berada di halaman satu mesin pencari

3. Result

Jumlah url yang bisa ditemukan oleh mesin pencari dari suatu keyword.

Meski jumlah yang ditampilkan tidak selalu tepat, namun result memberi gambaran berapa banyak saingan kita nantinya. Karena sebagai pemilik website kita tidak sendiri, banyak orang lain yang juga mencoba peruntungan lewat bisnis online.

3. Potition

Daftar posisi halaman yang dimunculkan mesin pencari.

Yang perlu dilihat adalah website yang berada di halaman 1 saja, khususnya daftar 1-4. Karena itulah tujuan kita melakukan SEO, agar website kita tembus halaman 1 dan sebisa mungkin berada di daftar 1-4.

Caranya dengan memperhatikan beberapa aspek

– Autority website >> cek dengan mozbar ekstention chrome, DA/PA diatas 40 akan sulit digeser
– Title  >> cek judulnya apakah ada susunan kata yang persis dengan keyword
– Permalink  >> cek permalink apakah ada susunan kata yang persis dengan keyword
– Description >> cek deskripsi apakah ada susunan kata yang persis dengan keyword

Jika ada dari 4 kriteria diatas yang lemah, maka bisa disimpulkan kita bisa memilih keyword tersebut.

4. Trends

Grafik statistik pencarian yang menampilkan popularitas keyword (topik) dalam kurun waktu tertentu.

Disini kita akan memilih keyword dengan trend yang stabil. Disebut Juga sebagai evergreen keyword. Alasannya agar konten kita bisa bertahan lama dan tidak basi, bukan yang ramainya saat booming saja.  Beberapa topik yang stabil diantaranya adalah kesehatan, desain rumah, wisata dll.

 

Menggunakan Longtail keywords

Keywords adalah suatu kata atau susunan kata yang yang digunakan untuk menampilkan suatu data. Umumnya disebut keywords jika susunan katanya tidak lebih dari 2, dan jika sudah lebih dari 2 biasa disebut long tail keywords. Dengan menggunakan long tail keywords, pekerjaan SEO bisa jadi lebih mudah. Karena jenis long tail keywords yang spesifik sehingga lebih mudah dimenangkan selain itu juga memiliki konversi yang lebih baik.

Sebenarnya dengan menggunakan keyword tools sebelumnya kita sudah bisa mendapatkan longtail keywords, untuk cara mengolahnya bisa lihat dibawah ini.

 

 

Tapi untuk memperbanyak kata kunci yang potensial perlu dilakukan beberapa metode tambahan. Langsung saja berikut ini cara mencari long tail keywords.

1. Search suggestion

Cara paling mudah mencari long tail keyword adalah dengan memasukan keywords ke dalam kolom pencarian google. Dari sana biasanya akan muncul search suggestion. Kamu bisa kumpulkan semua search suggestion yang ada tambahan potensial keywords.

*sebagai catatan saya menggunakan ekstesi chrome keyword everywhere yang memunculkan data pencarian perbulan di samping keywords suggestion

2. Buyer keywords

Menambahkan kata yang mengindikasikan seseorang akan melakukan transaksi. Buyer keywords sangat cocok digunakan untuk konten yang sengaja dibuat untuk menawarkan suatu produk. Seperti toko online, affiliate, penyedia jasa, dan semua model bisnis yang memiliki keinginan untuk melakukan penjualan.

Beberapa contoh buyer keyword: Jual, beli, murah, diskon, jasa, mahal dll.

3. Longtail keywords suggestion tools

Dengan menggunakan tool gratis dari smallseo ini kita hanya perlu memasukan bebeapa kata kunci hasil riset. Sesuaikan bahasa dan negara klik start suggestion dan tunggu hasilnya. Tool nya bisa langsung dicoba ke disini.

Demikian cara riset keyword yang biasa dilakukan oleh para pemilik blog. Jika dirasa bermanfaat boleh share, atau ada yang mau menambahkan boleh komen.

Lanjut ke pembahasan domain dan hosting disini

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

LeadPress Wordpress Theme By WPBisnis.