Belajar Mengenali Perbedaan Domain Dan Hosting

web hosting

Apa itu domain dan hosting? Bagi yang mulai belajar tentang website, pasti akan menemukan domain dan hosting, dan mulai cari tahu perbedaan hosting dan domain, fungsinya domain dan hosting, serta cara membeli domain dan hosting.

Secara sederhana domain dan hosting bisa diibaratkan alamat rumah dan bangunan rumah. Dimana domain adalah alamatnya dan hosting adalah bangunan. Dan untuk lebih jelasnya saya coba tuliskan dibawah ini

Mengenal Domain

Seperti nama pesepak bola Brazil yang nama punggungnya lebih mudah diingat daripada nama aslinya. Sebut saja Ricardo Izecson dos Santos Leite (Kaka) dan Edson Arantes do Nascimento (Pele). Fungsi dari domain juga sama agar nama alamat website lebih manusiawi. Daripada harus menggunakan alamat IP yang berwujud  deret angka seperti 192.168.1.1 menggunakan nama domain tentu akan lebih mudah diingat.

Dalam memilih nama domain sama pentingnya seperti memberi nama kepada anak. Sama pentingnya dalam penamaan suatu usaha, salah memilih nama bisa berakibat buruk pada website. Memilih nama yang bersebrangan dangan model bisnis yang dijalani akan membuat orang bingung. Contoh jualannya pakaian muslimah tapi nama domainnya dongkrakmotor.com.

Nama domain dalam jangka panjang juga berguna untuk membangun branding. Misal awal tahun 2004 tidak ada yang menyangka nama facebook akan dihargai puluhan juta $. Oleh karena itu wajib hukumnya membuat website menggunakan Top Level Domain (TLD). Dan saat ini sudah ada ratusan top level domain tersedia di berbagai penyedia registrar domain. Meski begitu pilihan paling bijak adalah menggunakan domain
.com
.net
.org
.id (indonesia)

Karena ke empat domain diatas adalah yang paling familiar di telinga orang awam.

Berikut tips memilih nama domain

1. Bagi yang sudah punya produk sendiri dan ada merknya, sangat disarankan menggunakan merk produk kamu sebagai nama domain. Hal ini bagus untuk branding jangka panjang. Namun jika yang dijual adalah produk orang lain yang sudah bermerk, atau kamu jualan produk KW, maka hindari nama merk tersebut. Karena bisa memicu permasalahan hak cipta nantinya.

2. Pilihlah nama domain yang mudah diingat dan jangan terlalu panjang. Seperti taiciken.com sangat mudah diucapkan dan diingat. Hindari penggunaan huruf konsonan yang berurutan sepeti szczesny, mengucapkannya saja susah :V. Banyaknya huruf sebisa mungkin kurang dari 15.

3. Hindari penggunaan angka dan separator (seperti: – . _* dll.)

4. Nama domain tidak boleh mengandung kata kunci, istilahnya keyword on domain. Karena di beberapa negara google sudah memblacklist domain yang mengandung kata kunci. Indonesia tinggal menunggu giliran.

Jika mau registrar domain kamu bisa langsung pergi ke namecheap.com atau name.com, kalau di mau bayarnya rupiah bisa ke resellercamp.com .

Berikut tips memilih domain expired

Domain yang tidak diperpanjang oleh pemilik sebelumnya. Biasanya yang namanya bekas harganya murah dan hal itu tidak berlaku terhadap domain. Karena domain bekas membawa serta backlink dan laman yang terindex google sehingga harganya jadi lebih mahal.

Sekali lagi biasanya harga menentukan kualitas dan hal ini tidak berlaku untuk domain. Domain yang meniggalkan bekas buruk bisa dipastikan kualitasnya buruk begitupun sebaliknya. Untuk bisa menentukan domain expired yang bagus begini acuannya

1. Expired domain tidak boleh dropped lebih dari 2 kali. Artinya domain yang tidak diperpanjang selama 2 kali dipastikan domain tersebut jelek. Untuk melihatnya bisa cek lewat who.is.

2. Expired domain masih terindex google. Cek dengan cara mengetikan di google search site: namadomain.com

3. Pastikan backlink yang ada di expired domain bukan backlink spam. Backlink harus dari artikel relevan dan dari website berautority tinggi bisa menggunakan tools ahref (berbayar) atau gratisnya seoprofiller.com

Selain itu jika sudah menemukan expired domain yang cocok, sebisa mungkin lakukan 301 untuk setiap backlink dari domain expired tersebut.

Banyak yang bilang expired domain  lebih mudah untuk dilakukan optimasi, namun sebagian dari mereka lebih memilih menggunakan expired domain hanya untuk  PBN, bukan moneysite.

Mengenal Hosting

Hosting bagaikan rumah tempat semua file website kita disimpan dan ditampilkan.

Seperti rumah besar yang mampu menampung banyak tamu sekaligus, begitu pula hosting. Semakin besar dan bagus spek hosting yang dimiliki semakin banyak pula traffic yang bisa ditampung. Dan juga ruang yang besar akan memudahkan pengunjung dalam mengakses isi rumah kita. Bayangkan di rumah kecil dan sempit tidak mungkin bagimu untuk berlarian. Bandingkan dengan rumah yang bsar bak istana tidak hanya berlari, kamu bahkan bisa mengadakan lomba lari di dalamnya

Meskipun kecepatan website ditentukan oleh banyak faktor, tapi faktor utama dan yang berpengaruh adalah hosting. Kabar baiknya jika hosting yang kamu gunakan lemot solusi semudah pindah ke layanan hosting yang lebih cepat. Dan saat ini ada banyak sekali penyedia layanan hosting, baik di Indonesia ataupun luar negeri.

Hosting yang bagus adalah hosting yang cepat. Karena pengunjung tidak mau menghabiskan waktu 10 detik hanya untuk mneunggu halaman website terbuka. Bayangkan saat kamu menemui blog dengan loading yang lama. Pasti akan kesal, dan lebih memilih keluar mencari informasi di blog lain yang loadingnya lebih cepat.

Karena SEO ini sangat bergantuung pada google sebagai mesin pencari. Maka beri sesuatu yang membuat google senang, yaitu memuaskan penggunanya.

Domain dan hosting yang terpisah

Saat ini banyak promosi gratis domain seumur hidup dengan menyewa paket hosting tertentu. Bagi orang awam tentu merupakan tawaran menarik. Tapi perlu diketahui

1. Harga sewa hosting lebih mahal dari domain hingga 15 kali (untuk paket standar)

2. Domain gratis hanya berlaku saat masih berlangganan hosting

3. Kebanyakan penyedia hosting bagus tidak disertai dengan layanan domain bagus, begitupun sebaliknya

4. Yang namanya gratis bisa jadi suatu saat domain kamu diambil lagi

Dari 4 faktor diatas bisa dipastikan bahwa penyedia hosting tetap akan untung selain harganya yang jauh lebih mahal juga mengharuskanmu untuk terus berlangganan. Dan juga kamu bisa melewatkan kesempatan memiliki panel domain sekomplit dan hosting bagus yang murah. Karena harus memilih salah satunya. Dan yang paling buruk adalah kita berpeluang kehilangan nama domain untuk bisnis jangka panjang.

Lebih bijak saat melakukan sewa hosting dan domain dilakukan ditempat yang berbeda sesuai dengan spesialisasinya masing-masing. Untuk registrar domain tempat yang bagus ada di namecheap.com dan name.com, sedangkan hosting di hawkhost. Namun untuk kamu yang baru ingin belajar bisa mencoba penyedia lanayan hosting  Indonesia daikarenakan kemudahan supportnya. Bisa coba di rumahweb, atau di niagahoster.

Berikut ini video tutorial sewa hosting di niagahoster

 

 

Pada akhirnya kebutuhan domain dan hosting ini dihilangkan dalam proses membuat sebuah website. Demikian informasi tentang belajar mengenal perbedaan domain dan hosting yang bisa saya tuliskan. Jika sudah beli domain dan hostingya kamu sudah bisa lanjut ke cara membuat website menggunakan wordpress.

Artikel lanjutannya klik disini

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

LeadPress Wordpress Theme By WPBisnis.