Non-flying Dutchman, Dennis “The Iceman” Bergkamp

Nama :
Tempat Tanggal lahir :
Tinggi :
Kebangsaan :
Posisi :
Punggung :
Gabung Arsenal :

Dennis Nicolaas Bergkamp
Amsterdam 10 May 1969
1,84
Belanda
Second Striker
10
1995 – 2006

2 musim di Internazionale sudah cukup membuat Bergkamp menderita. Gaya main Inter yang cenderung bertahan saat itu tidak cocok dengan sentuhan magis Bergkamp yang sebelumnya mampu membawa kejayaan bagi Ajax Amsterdam.

Bergkamp yang merupakan sosok pendiam merasa karir sepak bolanya sudah habis, padahal masih berusia 26 tahun. Namun takdir berkendak lain, karena pada awal musim 1995-96 Arsenal datang untuk menyelamatkan karirnya.

Tepat tanggal 20 Juni 1995 Bergkamp resmi bergabung dengan skuat Arsenal. Datang dengan keadaan putus asa dari Itali, Bruce Rioch pelatih kepala Arsenal saat itu mampu mengembalikan rasa percaya diri Bergkamp hingga mampu menjadi legenda di Arsenal. Hal ini tak lepas dari gaya bermain yang diterapkan suksesor George Graham ini untuk tidak lagi bertahan, melainkan membuat umpan-umpan pendek dan membiarkan 2 fullback untuk ikut menyerang.

Dalam proses adaptasi kultur liga Inggris Bergkamp butuh 7 laga sebelum akhirnya membuat gol perdana bagi Arsenal pada laga melawan Southampton. Perlahan tapi pasti, penampilam Bergkamp kembali bersinar, bermain sebagai penyerang di belakang striker utama, Ian Wright. Mereka sangat kuat dan merupakan salah satu duet penyerang terbaik di liga Inggris.

Bergkamp menjalani karier terbaiknya untuk Arsenal setelah kedatangan Arsene Wenger pada bulan September 1996. Arsenal memenangkan FA Premier League dan Piala FA pada musim 1997-1998  dan Bergkamp terpilih PFA Player of the Year. Dan merupakan bagian dari skuat utama “The Invincibles” Arsenal musim 2003-04.

Selama musim 2001-02, Bergkamp mencetak gol yang sangat mengesankan  dan membawa Arsenal  memenangkan liga premier musim itu. Pada tanggal 3 Maret 2002, Arsenal bertemu dengan Newcastle di liga. Saat waktu tersisa 10 menit, Robert Pires mengirim umpan dari sayap kiri untuk Bergkamp yang sedang berdiri di sisi pertahanan lawan. Dengan cerdik ia memantulkan bola dengan kaki kiri bagian dalam, yang membuat tercengang bek Nikos Dabizas yang mengawalnya. Dia berputar ke arah lain, melewatinya dari samping, dan dengan dingin menyarangkan bola melewati kiper Shay Given yg  sudah salah bergerak maju.

Kesetiaanya kepada Arsenal ia buktikan di akhir musim 2005-06. Bergkamp memutuskan untuk gantung sepatu karena pihak manajemen Arsenal memilih tidak memperpanjang kontraknya, meski sebenarnya klub pertamanya Ajax berminat untuk memulangkannya. Menariknya, musim yang sama juga menjadi musim terakhir Highbury menjadi markas Arsenal. Karena musim 2006-07 Arsenal telah memiliki markas yang lebih megah bernama Stadion Emirates.

Pada tanggal 16 April 2006, pada pertandingan kandang melawan West Bromwich Albion, para pendukung Arsenal mengganti hari yang aslinya  bertema ” Supporter’s Day ” untuk merayakan tahun terakhir mereka di Highbury sebelum pindah ke Emirates Stadium, menjadi  “Dennis Bergkamp’s Day “, ini untuk memperingati waktu Bergkamp di Arsenal.

Bergkamp masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua, gol Robert Pires membawa kemenangan untuk Arsenal, setelah Nigel Quashie menyamakan kedudukan setelah sempat tertinggal. Bergkamp kemudian mencetak gol di menit ke-89, dan mengantar Arsenal menang 3-1. Gol itu menjadi bukti persembahan gol terakhir Bergkamp mencetak gol di Arsenal.

Selama di Arsenal Bergkamp telah menyumbang 3 gelar liga primer, 4 piala FA, 3 FA community  shield, dan berbagai penghargaan Individu lainnya. Di balik semua prestasinya ternyata Bergkamp memiliki fobia terbang yang hebat dikarenakan beberapa pengalaman buruk sebelumnya dan saat piala dunia 1994 di Amerika dia bersumpah untuk tidak naik transportasi udara lagi. Karena hal ini juga membuat pendukung Arsenal menjulukinya sebagai “Non-flying Dutchman“.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

LeadPress Wordpress Theme By WPBisnis.