Sosial Media Marketing : Membangun Brand Lewat Sosial Media

Pasti kalian sudah tahu sosial media yang sudah beredar saat ini, dan pastinya akan terus bertambah. Kata sosial media marketing juga bukan hal yang asing lagi saat ini.

Sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sosial media sangat penting bagi berbisnis. Sudah banyak pengusaha saat ini menjadi sukses hanya kerena mereka mampu menggunakan sosial media dengan baik dan benar dalam menjual dan juga berbagi informasi mengenai produk mereka.

Awal Mula

Sosial media adalah media online yang dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi dan juga saling berbagi informasi. Semakin banyak sosial media besar yang menawarkan fitur lebih dari sekedar komunikasi kepada para pengguna dan istilah sosial media ini dimulai dari tahun 1997 di media cetak. Saat itu seorang eksekutif di AOL memberikan komentar bahwa organisasi tersebut membutuhkan sosial media bagi para konsumen, dimana mereka bisa dihibur, berkomunikasi dan saling berpartisipasi dalam lingkungan sosial.

Di tahun 1997 juga muncul sosial media sixdegrees.com yang muncul pertama kali ke public. Di situs ini juga memperbolehkan para pengguna untuk membuat halaman profil online dan juga daftar pertemanan. Setelah itu muncul beberapa sosial media popular lain mulai bermunculan. Situs blogging seperti livejournal dan dan blogger muncul ditahun 1999, Wikipedia tahun 2001, delicious (sosial media bookmarking) dan dan Friendster (jejaring sosial) muncul tahun 2002, myspace tahun 2003, disusul facebook tahun 2004, youtube tahun 2005, twitter tahun 2010 dan snapchat tahun 2011.

Tips Sosial Media Marketing

Sudahkah menggunakan sosial media untuk kegiatan marketing dengan bernar? Berikut ini tips mengenai sosial media marketing

1. Pelajari audiens dan pilih sosial media yang sesuai

Dasarnya adalah hubungan kamu sebagai pengusaha dengan audiens sebai calon pembeli. Audiens perlu untuk diidentifikasi dari segi usia, gender, profesi, demografis dll. Berdasarkan hasil identifikasi bisa dilihat kunci permasalahan yang dapat diselesaikan dan ditangani oleh industry bisnis kamu. Kemudian setidaknya tulis 3 pesan atau solusi yang ingi disampaikan kepada para audiens.

Setelah itu lihat sosial media mana yang sesuai dengan kebutuhan. Karena setiap sosial media memiliki audiens primer, fungsi dan juga fokus yang berbeda-beda. Jadi, pastikan memilih sosial media yang sesuai dengan pasar . Misalnya Instagram untuk target anak muda, LinkIn untuk target orang-orang professional dsb.

2. Sosial Listening

Merupakan taktik yang sangat bagus untuk mendengar tanggapan orang lain mengenai sebuah brand. Berikan respon untuk setiap komentar atau mention audiens meskipun itu adalah hal-hal yang negatif. Karena kesempatan ini bisa digunakan untuk mengganti atau membuat brand image menjadi positif.

3. Buat rencana harian

Buat daftar aktifitas yang akan dilakukan pada sosial media setiap harinya. Misalnya membalas komentar memberikan link pada beberapa konten atau memposting konten setiap harinya dsb. Jika menggunakan Pinterest misalnya, bisa pin dan re-pin sebanyak 5 gambar setiap harinya, jika menggunakan LinkInd share artikel berguna beserta link menuju blog website.

4. Aktif di komunitas sosial media

Saat sudah terbiasa melakukan aktivitas di sosial media, bergabunglah dalam sebuah grup atau komunitas di sosial media untuk mencapai target yang lebih spesifik. Memberi pendapat baru atau topik pembicaraan baru dan juga bisa menanyakan komentar atau memberikan komentar pada setiap konten. Semakin membuka diri maka semakin besar kesempatan untuk mendapat follower baru.

5. Gunakan Iklan

Jika ingin mempercepat kinerja sosial media, salah satu yang bisa dilakukan adalah menggunakan iklan berbayar. Hampir semua sosial media sudah menawarkan iklan berbayar seperti facebook, twitter, Instagram, LinkInd dsb. Gunakan cara ini untuk mengenalkan brand dan konten atau bisa juga untuk langsung menawarkan produk ke calon konsumen

. Cara ini sangat efektif untuk menambah follower dan juga prospek.

Ini adalah cara terbaik untuk mengidentifikasi strategi mana saja yang sudah berjalan dengan baik atau belum. Bisa dilihat datanya dari tools yang sudah disediakan oleh sosial media masing-masing.

6. Analisa peforma sosial media

Ukur dan Analisa hasil pencapaian aktivitas sosial media yang telah dilakukan. Salah satu tools yang paling banyak digunakan dalam tracking data peforma dalam website adalah google analytics. Selain mudah fitur google analytics ini juga memungkinkan kamu untuk melihat data sosial media mana saja yang dapat memberikan traffic lebih banyak ke website.

Setelah itu jangan lupa untuk membuat laporan setiap bulannya untuk bahan evaluasi lebih lanjut.

7. Konsisten

Jika sudah melakukan sesuatu yang baik tetaplah konsisten untuk melakukannya. Jangan sampai awalnya saja semangat membuat konten, balas komentar, aktif di sosial media tapi kemudia malas dan lesu. Pastikan konsisten dalam membangun brand di sosial media.

Itulah 7 hal penting yang harus dilakukan di sosial media. Namun jangan mengira dengan hanya memposting konten di sosial media itu sudah cukup, harus disertai membuka dan membangun jaringan untuk dapat mencapai tujuan.

Kesimpulan

Selalu ingat bahwa website adalah rumah utama suatu usaha. Sosial media marketing hanya untuk menggiring audiens untuk membuaka website, dimana mereka bisa langsung berinteraksi dan mengenal brand secara langsung.

Dengan membangun website yang merupakan rumah utama sebuah usaha, kondisi apa saja yang terjadi pada sosial media manapun tidak akan mengganggu peluang usaha kamu. Seperti sosial media Friendster yang sempat boming pada tahun 2002, sekarang layanan ini telah ditutup. Seandainya tidak ada website untuk rumah utama, pastinya koneksi dengan audiens akan terputus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

LeadPress Wordpress Theme By WPBisnis.