Profil Bisnis Sudah Ada di Google Maps tapi Dipegang Orang Lain? Begini Cara Mengklaimnya

Profil bisnis sudah ada di Google Maps tapi dikelola orang lain? Cara klaim, meminta akses ke pemilik, sampai langkah bila permintaan ditolak.

Banyak pemilik bisnis baru menyadari bahwa nama usahanya sudah muncul di Google Maps setelah bertahun-tahun beroperasi. Saat dicari, profilnya ternyata sudah lengkap dengan belasan ulasan dari pasien atau pelanggan.

Sayangnya, informasi yang tampil masih menggunakan nomor telepon lama dan tidak ada tombol untuk mengeditnya.

Jika kamu mengalami kondisi seperti ini, besar kemungkinan profil bisnis memang sudah ada di Google Maps, tetapi akses pengelolaannya belum berada di tangan pemilik bisnis. Secara umum, ada tiga kemungkinan penyebab, dan masing-masing memiliki cara penyelesaian yang berbeda.

Karena itu, penting untuk memahami kondisi profil terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan. Dengan begitu, kamu bisa memilih jalur klaim yang paling cepat sekaligus menjaga ulasan yang sudah terkumpul agar tidak hilang.

Cek Dulu Siapa yang Mengelola Profil Google Maps

Profil bisnis di Google Maps ibarat rumah yang alamatnya sudah terdaftar, tetapi kuncinya masih dipegang orang lain. Karena itu, sebelum mengajukan klaim, kamu perlu memastikan terlebih dahulu siapa yang memiliki akses ke profil tersebut.

Cara mengeceknya cukup mudah. Cari nama bisnis kamu di Google Maps, atau buka Google Business Profile (profil bisnis Google) melalui business.google.com/add, lalu cari nama bisnis yang sama.

Kenali Dua Kondisi yang Muncul

Perhatikan tampilan yang muncul setelah profil ditemukan.

  • Tombol “Klaim bisnis ini”:Profil belum memiliki pemilik yang mengelolanya.
  • Pesan “Profil ini mungkin dikelola orang lain”: Sudah ada akun Google yang menjadi pemegang akses.
Klinik Gigi Denpasar Utama listing

Jangan Lupa Cek Akun Google Lama

Sebelum menyimpulkan bahwa profil dikelola orang lain, coba ingat kembali akun Google atau email bisnis lama yang pernah digunakan. Tidak sedikit pemilik bisnis yang sebenarnya membuat profil tersebut beberapa tahun lalu, tetapi lupa akun yang dipakainya.

Jika ternyata profil memang milik akun lama kamu, maka prosesnya bukan klaim profil, melainkan pemulihan akun Google. Jalur penyelesaiannya dilakukan melalui halaman pemulihan akun, bukan melalui proses klaim Google Maps.

Tiga Kondisi yang Menentukan Langkah Berikutnya

Setelah melakukan dua pengecekan di atas, biasanya kamu akan masuk ke salah satu dari tiga kondisi berikut:

  1. Profil belum memiliki pemegang: Lanjut ke proses klaim dan verifikasi.
  2. Profil dikelola orang yang dikenal: Misalnya agensi lama, mantan karyawan, atau pemilik sebelumnya. Lanjut ke proses meminta kepemilikan secara langsung.
  3. Profil dikelola orang yang tidak dikenal: Atau pemegang lama sudah tidak dapat dihubungi. Lanjut ke proses mengajukan permintaan akses melalui Google.
Diagram klaim profil Google Maps

Pada bagian berikutnya, kita mulai dari kondisi yang paling sederhana, yaitu saat profil bisnis memang belum memiliki pemegang.

Cara Klaim Profil Google Maps yang Belum Memiliki Pemilik

Tidak semua profil bisnis di Google Maps dibuat langsung oleh pemilik usaha. Dalam banyak kasus, Google membuat profil dari data publik, atau pengguna lain menambahkan lokasi bisnis ke peta.

Selama belum ada yang mengklaimnya, profil tersebut masih bisa diambil oleh siapa saja yang berhasil melewati proses verifikasi.

Karena itu, sebaiknya jangan menunda proses klaim. Jika ada pihak lain lebih dulu menyadari keberadaan profil tersebut, mereka juga berpeluang mengajukan kepemilikan.

Mulai Klaim Menggunakan Akun yang Tepat

Buka Google Maps atau Google Business Profile (profil bisnis Google) melalui business.google.com/add, lalu masuk menggunakan akun yang akan dipakai dalam jangka panjang.

Idealnya, gunakan email bisnis daripada email pribadi milik karyawan. Dengan begitu, pengelolaan profil akan lebih aman ketika terjadi pergantian tim di kemudian hari.

Selanjutnya, cari nama bisnis kamu, pilih profil yang sesuai, lalu ikuti petunjuk verifikasi dari Google.

Verifikasi Menentukan Kepemilikan Profil

Proses verifikasi adalah tahap yang memastikan bahwa kamu benar-benar berhak mengelola profil tersebut. Metodenya ditentukan langsung oleh Google dan bisa berbeda pada setiap bisnis, misalnya melalui video, telepon, atau metode lain.

Perlu diketahui, proses ini tidak selalu selesai dalam hitungan menit. Selama verifikasi belum disetujui, profil belum bisa dikelola secara penuh.

Mitos yang Sering Terjadi

Banyak orang mengira bahwa setelah mengklik tombol Klaim, profil akan langsung aktif sepenuhnya. Kenyataannya, Google terkadang meminta bukti tambahan sebelum kepemilikan disetujui.

Contohnya, kamu mungkin diminta mengirim foto papan nama, tampilan depan lokasi, atau bukti bahwa bisnis benar-benar beroperasi di alamat tersebut.

Jika yang muncul bukan tombol Klaim bisnis ini, melainkan pesan bahwa profil sudah dikelola orang lain, jangan langsung mengisi formulir permintaan akses. Langkah pertama adalah mencari tahu terlebih dahulu siapa yang sebenarnya memegang profil tersebut.

Jika Profil Dikelola Orang yang Kamu Kenal

Jika profil Google Maps dipegang orang yang masih dikenal, biasanya inilah jalur penyelesaian paling cepat. Pemegang akses tersebut bisa berasal dari berbagai pihak, misalnya:

  • Agensi atau penyedia jasa yang dulu membuat profil menggunakan email mereka.
  • Mantan karyawan yang pernah mengelola Google Maps bisnis.
  • Pemilik sebelumnya setelah bisnis berpindah tangan.
  • Anggota keluarga yang pernah membantu mengurus profil.

Situasi seperti ini cukup sering terjadi. Karena itu, langkah pertama bukan mengajukan klaim ke Google, melainkan meminta pemegang lama mengalihkan kepemilikan secara langsung.

Contoh Kasus yang Sering Terjadi

Bayangkan sebuah klinik gigi di Denpasar yang sudah beroperasi beberapa tahun. Profil Google Maps dibuat oleh agensi lama menggunakan akun email milik mereka. Setelah kerja sama berakhir, nomor telepon di profil masih nomor lama dan pihak agensi sudah tidak merespons.

Kondisi serupa juga bisa terjadi pada spa di Ubud yang dibeli melalui proses take over (alih kepemilikan bisnis). Profil Google Maps masih berada di akun pemilik sebelumnya, sehingga pemilik baru belum memiliki kendali penuh.

Jalur Tercepat: Minta Perubahan Kepemilikan

Cara paling efisien adalah meminta pemegang lama menambahkan email bisnis kamu sebagai pemilik, bukan sekadar pengelola. Setelah itu, minta mereka mengubah akun kamu menjadi pemilik utama.

Proses ini umumnya jauh lebih cepat dibanding menunggu penyelesaian melalui Google.

Contoh Pesan yang Bisa Dikirim

Gunakan pesan yang singkat, jelas, dan langsung menyebutkan informasi yang dibutuhkan.

Halo, mohon tambahkan [email bisnis] sebagai pemilik profil Google Maps [nama bisnis], lalu jadikan sebagai pemilik utama. Terima kasih.

Pesan sederhana seperti ini biasanya lebih mudah dipahami dan lebih cepat mendapat respons dibanding penjelasan yang terlalu panjang.

Mengapa Harus Menjadi Pemilik?

Perbedaan peran ini cukup penting. Pengelola dapat mengubah informasi bisnis, seperti jam operasional atau nomor telepon, tetapi tidak bisa mengatur siapa yang memiliki akses ke profil.

Sebaliknya, pemilik memiliki kendali penuh atas profil, termasuk menambah atau menghapus pengguna lain serta mengalihkan kepemilikan di kemudian hari.

Jika pemegang lama sudah tidak bisa dihubungi, tidak diketahui keberadaannya, atau menolak mengalihkan akses, langkah berikutnya adalah mengajukan permintaan akses resmi melalui Google.

Cara Mengajukan Permintaan Akses ke Profil Google Maps

Jika pemegang profil tidak diketahui, atau sudah dihubungi tetapi tidak memberikan respons, langkah berikutnya adalah mengajukan permintaan akses resmi melalui Google.

Proses ini dilakukan melalui Google Business Profile (profil bisnis Google) dan memungkinkan kamu meminta pengelolaan profil secara langsung kepada pemilik yang saat ini terdaftar.

Langkah Mengirim Permintaan Akses

Buka business.google.com/add, lalu cari nama bisnis yang ingin kamu klaim. Setelah profil ditemukan, pilih opsi Minta Akses untuk membuka formulir permintaan.

[PERLU DIISI: tangkapan layar formulir “Minta Akses” dengan antarmuka bahasa Indonesia terbaru.]

Isi Formulir dengan Jelas dan Spesifik

Informasi yang kamu tuliskan akan dikirim langsung kepada pemegang profil saat ini. Karena itu, gunakan penjelasan yang jujur, singkat, dan mudah dipahami.

Sebaiknya cantumkan:

  • Nama dan peran kamu di bisnis.
  • Hubungan kamu dengan bisnis tersebut.
  • Alamat email atau nomor kontak yang aktif.

Contohnya, sebuah klinik gigi dapat menjelaskan bahwa kerja sama dengan agensi lama telah berakhir dan kepemilikan profil perlu dialihkan kepada pemilik klinik.

Apa yang Terjadi Setelah Permintaan Dikirim?

Setelah formulir dikirim, ada tiga kemungkinan hasil yang bisa terjadi:

  • Permintaan disetujui: Pemegang lama menyetujui permintaan, sehingga akses berpindah ke akun kamu.
  • Permintaan ditolak: Pemegang lama menolak permintaan. Dalam kondisi ini, kamu masih dapat mengajukan banding melalui Google.
  • Tidak ada respons dalam 3 hari: Google memberi waktu tiga hari kepada pemegang profil untuk merespons. Jika tidak ada jawaban, terkadang opsi klaim akan muncul melalui email atau dasbor Google Business Profile, meskipun hal ini tidak selalu terjadi.

Catatan untuk Bisnis Tanpa Kantor Fisik

Jika bisnis kamu merupakan Service Area Business (bisnis yang melayani pelanggan di lokasi mereka), seperti kontraktor atau jasa servis, jalur pengajuannya sedikit berbeda.

Dalam kondisi ini, gunakan halaman dukungan Google Business Profile dan pilih kategori yang berkaitan dengan pengalihan kepemilikan profil, bukan formulir Minta Akses biasa.

Tidak semua permintaan akses berjalan lancar. Pada bagian berikutnya, kita akan membahas langkah yang bisa dilakukan jika permintaan ditolak atau opsi klaim tidak kunjung muncul.

Jika Permintaan Ditolak atau Klaim Tidak Kunjung Muncul

Jika permintaan akses ditolak, atau setelah tiga hari opsi klaim belum juga tersedia, langkah berikutnya adalah mengajukan banding atau menghubungi dukungan Google Business Profile.

Proses ini memang tidak selalu selesai dalam satu kali percobaan. Karena itu, siapkan bukti pendukung agar permintaan kamu memiliki informasi yang lebih lengkap.

Dokumen yang Sebaiknya Disiapkan

Google tidak menerbitkan daftar dokumen wajib khusus untuk kasus pengalihan kepemilikan. Namun, beberapa bukti berikut umumnya membantu sebagai pendukung:

  • NIB (Nomor Induk Berusaha) atau dokumen legal usaha.
  • Foto papan nama bisnis.
  • Foto tampak depan lokasi usaha.
  • Bukti alamat bisnis.
  • Email dengan domain website bisnis, jika tersedia.

Perlu diingat, dokumen tersebut adalah bukti pendukung, bukan persyaratan yang harus lengkap seluruhnya.

Proses Banding Bisa Memerlukan Kesabaran

Berdasarkan pola laporan pengguna di Komunitas Google Business Profile, ada beberapa pengalaman yang cukup sering muncul. Informasi ini merupakan laporan pengguna, bukan jaminan hasil dari Google.

Beberapa contohnya antara lain:

  • Opsi klaim baru muncul setelah tiga hari tanpa respons dari pemegang lama.
  • Banding ditolak beberapa kali sebelum akhirnya disetujui, bahkan hingga sekitar tiga bulan.
  • Verifikasi gagal karena kode dikirim ke nomor telepon yang sudah diubah oleh pihak lain.

[PERLU DIISI: tautan thread asli dari Komunitas Google Business Profile sebagai sumber laporan pengguna.]

Sebagai ilustrasi, klinik gigi pada contoh sebelumnya mengajukan banding dengan melampirkan NIB serta foto papan nama klinik sebagai bukti pendukung.

Hindari Membuat Profil Baru

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah membuat profil Google Maps kedua atau melaporkan profil lama sebagai spam. Padahal, langkah ini justru bisa memperpanjang proses penyelesaian.

Alasannya sederhana:

  • Google hanya mengizinkan satu profil aktif untuk satu bisnis.
  • Ulasan pelanggan tetap berada di profil lama dan tidak berpindah otomatis.
  • Proses klaim menjadi lebih rumit karena muncul profil bisnis ganda.

Jika kamu sudah telanjur membuat profil kedua, sebaiknya selesaikan terlebih dahulu masalah profil bisnis ganda sebelum melanjutkan proses klaim.

Sambil Menunggu, Apa yang Masih Bisa Dilakukan?

Selama proses klaim atau banding berlangsung, kamu masih dapat mengusulkan perbaikan informasi publik melalui fitur Sarankan Edit di Google Maps. Cara ini bisa digunakan untuk memperbaiki data seperti nomor telepon atau jam operasional yang keliru.

Namun, jika profil tiba-tiba berubah menjadi menggunakan nomor telepon atau alamat yang tidak kamu kenal, situasinya berbeda. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda bahwa profil Google Maps telah diambil alih, sehingga penanganannya bukan lagi sekadar menunggu proses klaim.

Setelah akses berhasil didapatkan, pekerjaan belum benar-benar selesai. Langkah berikutnya adalah mengamankan profil agar kepemilikannya tidak kembali terlepas di kemudian hari.

Setelah Berhasil Klaim, Amankan Akses Profil Terlebih Dahulu

Mendapatkan kembali akses ke Google Maps bukan berarti pekerjaan selesai. Langkah yang lebih penting adalah mengamankan kepemilikan profil sebelum mulai mengoptimasi profil tampilannya di Google Maps.

Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir akses kembali berpindah ke akun yang salah di kemudian hari.

1. Selesaikan Proses Verifikasi

Jika Google masih meminta verifikasi, selesaikan tahap ini terlebih dahulu. Profil yang baru diklaim atau baru berpindah kepemilikan terkadang memerlukan verifikasi ulang, meskipun bisnis tersebut sudah lama beroperasi.

Verifikasi ini memastikan bahwa profil benar-benar berada di tangan pemilik yang sah.

2. Periksa Daftar Pemilik dan Pengelola

Selanjutnya, buka pengaturan pengguna dan cek siapa saja yang memiliki akses ke profil.

Pastikan pemilik utama menggunakan email bisnis, bukan email pribadi milik karyawan atau pihak ketiga. Setelah itu, hapus akun lama yang sudah tidak dikenal atau tidak lagi bekerja sama dengan bisnis kamu.

Jika masih bingung membedakan peran pemilik dan pengelola, lihat panduan mengenai perbedaan peran di Google Business Profile. Di sana dijelaskan akses yang aman diberikan kepada karyawan maupun agensi.

3. Tinjau Kembali Informasi Dasar Bisnis

Sebelum mulai optimasi, pastikan seluruh informasi utama sudah benar dan terbaru.

Periksa kembali beberapa data berikut:

  • Nama bisnis
  • Nomor telepon
  • Jam operasional
  • Alamat bisnis

Misalnya, klinik gigi pada contoh sebelumnya langsung mengganti nomor telepon lama milik agensi dengan nomor WhatsApp klinik yang aktif digunakan.

Baru Setelah Itu Mulai Optimasi Profil

Setelah verifikasi selesai, akses sudah aman, dan informasi dasar diperbarui, barulah kamu bisa fokus melengkapi Google Business Profile.

Profil yang dikelola dengan benar akan lebih siap memberikan informasi yang akurat kepada calon pelanggan. Karena itu, fondasi kepemilikan yang aman selalu menjadi langkah pertama sebelum mengejar visibilitas di Google Maps.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

01

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses klaim dan verifikasi Google Profil Bisnis?

Pemegang profil saat ini diberi waktu 3 hari untuk merespons permintaan akses. Setelah akses berpindah, lama verifikasi tergantung metode yang ditawarkan Google, jadi tidak ada angka pasti.

Kalau harus mengajukan banding karena ditolak, prosesnya bisa memakan waktu lebih lama lagi.

02

Dokumen apa saja yang diperlukan untuk mengajukan klaim kepemilikan Google Maps?

Google tidak menetapkan daftar dokumen resmi untuk permintaan ini. Bukti yang umumnya membantu saat verifikasi atau banding antara lain dokumen usaha seperti NIB, foto papan nama dan lokasi usaha, serta bukti alamat.

03

Mengapa profil bisnis saya di Google Maps bisa diklaim orang lain?

Biasanya karena profil dibuat oleh agensi, karyawan, atau pemilik lama memakai akun mereka sendiri. Bisa juga karena profil yang tadinya tanpa pemilik lalu diklaim pihak lain.

Pencegahannya ke depan: pastikan pemilik utama bisnis selalu memakai akun sendiri, bukan akun pribadi karyawan atau agensi. Ini soal pengaturan akses pemilik dan pengelola yang lebih detail.

04

Apakah bisa mengklaim profil Google Maps tanpa verifikasi kartu pos?

Bisa. Kartu pos hanya salah satu metode verifikasi. Metode verifikasi ditentukan Google sendiri, bisa lewat video, telepon, atau cara lain. Rincian tiap metode dan kendalanya dibahas lebih lengkap di artikel tentang pendaftaran dan verifikasi bisnis di Google Maps.

05

Apakah ulasan lama hilang setelah profil diklaim?

Tidak. Mengklaim berarti mengambil alih profil yang sama. Semua ulasan yang sudah ada tetap di tempatnya. Ulasan justru berisiko tertinggal kalau pemilik malah membuat profil baru.

06

Apakah mengklaim profil bisnis di Google berbayar?

Tidak. Membuat, mengklaim, dan memverifikasi profil di Google Business Profile gratis. Biaya baru muncul kalau memakai jasa pihak ketiga untuk mengurus prosesnya.

Penutup

Mengklaim profil bisnis di Google Maps bukan sekadar mendapatkan akses, tetapi memastikan aset digital bisnis tetap berada di tangan yang tepat. Jalur penyelesaiannya bergantung pada kondisi profil yang kamu temukan.

  • Belum ada pemilik: Klaim langsung dan selesaikan proses verifikasi.
  • Pemiliknya dikenal: Minta pengalihan kepemilikan secara langsung agar lebih cepat.
  • Pemilik tidak dikenal atau tidak merespons: Ajukan permintaan akses resmi melalui Google.

Setelah akses berhasil didapatkan, jangan lupa mengamankan akun, memperbarui informasi bisnis, dan memastikan pemilik utama menggunakan email bisnis.

Langkah ini membantu menjaga ulasan pelanggan tetap aman sekaligus memudahkan pengelolaan profil dalam jangka panjang.

Karena itu, sebelum mulai mengoptimasi Google Business Profile, pastikan fondasi kepemilikannya sudah benar.

Jika kamu masih ragu dengan kondisi profil saat ini, melakukan audit Google Business Profile dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui masalah yang perlu diselesaikan terlebih dahulu.

Tinggalkan komentar

Butuh Jasa Website?

Yuk ngobrol dulu. Nggak harus langsung mulai, kita bisa diskusi ringan dulu buat tahu apa yang paling pas untuk bisnis kamu.

Konsultasi Gratis

Yuk, ngobrol lewat WhatsApp

desain website