Saat mencari nama bisnis sendiri di Google Maps, kamu mungkin menemukan dua profil untuk bisnis yang sama. Satu berisi ulasan lama, sementara yang lain memakai nomor telepon yang sudah tidak aktif.
Jangan buru-buru menghapus salah satunya. Cara menghapus profil duplikat (profil ganda untuk satu bisnis) bergantung pada dua hal, yaitu profil mana yang dipertahankan dan siapa yang memegang akses profil lainnya.
Ringkasnya, langkah yang tepat tergantung situasinya:
- Profil ada di akun kamu dan tidak punya ulasan: hapus dari akun.
- Profil ada di akun kamu dan punya ulasan: ajukan penggabungan.
- Profil dipegang orang lain atau belum diklaim: minta kepemilikan, atau laporkan sebagai duplikat.
- Profil atas nama dokter atau praktisi lain: periksa dulu, karena belum tentu duplikat.
Artikel ini membahas setiap situasi tersebut, termasuk untuk praktik dokter gigi dan kantor akuntan.
Cara Memastikan Bisnis Punya Profil Ganda di Google Maps
Dua nama yang mirip di Google Maps belum tentu berarti profil duplikat. Bisa jadi, salah satunya mewakili cabang atau praktisi yang memang boleh punya profil sendiri.
Karena itu, pastikan dulu bahwa profil tersebut benar-benar ganda sebelum mengubah apa pun.
1. Cari Profil dengan Beberapa Cara
Cari bisnismu di Google Maps dengan beberapa kombinasi informasi berikut:
- Nama bisnis beserta variasinya, seperti singkatan atau ejaan lama.
- Nomor telepon lama dan nomor yang sekarang dipakai.
- Alamat lengkap bisnis.
- Daftar profil di akun Google yang kamu gunakan untuk mengelola bisnis.
Perlu diingat, dua profil bisa berada di satu akun Google yang sama. Karena itu, periksa juga akun pengelola bisnismu.
Catat tautan setiap profil yang ditemukan. Tautan ini akan berguna saat kamu melaporkan profil duplikat atau menghubungi dukungan Google.
2. Kenali Tanda Profil Ganda
Beberapa tanda berikut bisa membantu kamu mengenali profil duplikat:
- Dua penanda lokasi (pin) muncul di titik yang sama untuk bisnis yang sama.
- Nama bisnis di kedua profil terlihat mirip.
- Ulasan pelanggan terbagi di dua profil.
- Nomor telepon atau jam buka di kedua profil berbeda.
Sebagai contoh hipotetis, sebuah klinik gigi di Malang punya tiga dokter gigi. Saat nama klinik dicari di Google Maps, muncul tiga profil berbeda:
- Profil pertama dibuat pemilik klinik pada 2019 dan sudah terverifikasi.
- Profil kedua dibuat mantan resepsionis, memakai nomor WhatsApp yang sudah tidak aktif, dan sudah punya beberapa ulasan.
- Profil ketiga dibuat salah satu dokter dengan menggabungkan nama klinik dan nama dokter, memakai alamat dan nomor telepon klinik yang sama.
3. Periksa Status Duplikat di Pengelola Profil
Selain mencari manual, cek juga status profil di Pengelola Profil Bisnis Google. Google dapat menandai profil sebagai duplikat jika:
- sudah ada profil terverifikasi untuk bisnis yang sama;
- lebih dari satu profil memakai alamat yang sama; atau
- satu bisnis punya beberapa profil untuk layanan yang berbeda.
Profil yang ditandai duplikat tidak akan tampil di Google Penelusuran dan Google Maps. Artinya, profil yang tersembunyi belum tentu profil yang ingin kamu pertahankan.
4. Bedakan Profil Duplikat dari Profil yang Memang Boleh Ada
Tidak semua profil dengan nama atau informasi mirip adalah duplikat. Cabang di alamat berbeda bukan profil ganda, karena setiap lokasi punya ketentuannya sendiri. Pembahasan lengkapnya ada di artikel tentang aturan profil bisnis untuk banyak cabang.
Bisnis lain di gedung yang sama juga boleh punya profil sendiri jika nama dan papan namanya jelas berbeda. Sementara itu, profil praktisi seperti dokter gigi perlu diperiksa terpisah karena punya ketentuan tersendiri.
Kenapa Profil Ganda Merugikan Bisnis
Profil ganda sering dibiarkan karena dampaknya tidak langsung terlihat. Padahal, ada empat masalah yang bisa muncul sekaligus.
- Ulasan terpecah.
Ulasan pelanggan tersebar di dua profil, sehingga setiap profil tampak punya ulasan lebih sedikit dari jumlah sebenarnya. Ulasan baru juga bisa masuk ke profil yang tidak dikelola dan terlewat tanpa balasan. - Informasi bertentangan.
Nomor telepon, jam buka, atau alamat bisa berbeda di tiap profil. Pada klinik di Malang tadi, calon pasien yang membuka profil kedua mungkin menghubungi WhatsApp resepsionis lama dan tidak mendapat balasan. - Salah satu profil tidak tampil.
Google tidak menampilkan profil yang dianggap duplikat, sehingga calon pelanggan mungkin tidak melihatnya meski informasinya masih ada. Karena itu, periksa kondisi ini lebih dulu sebelum mengatasi masalah bisnis yang tidak muncul di Google Maps. - Berisiko melanggar pedoman Google.
Pada umumnya, satu bisnis hanya boleh punya satu profil, kecuali dalam kondisi tertentu yang memang diperbolehkan. Pelanggaran pedoman bisa berujung pada pembatasan akses ke profil bisnis.
Jika kamu menemukan salah satunya, cara menanganinya bergantung pada asal profil kedua dan siapa yang mengelolanya.
Dari Mana Profil Ganda Biasanya Berasal
Profil ganda biasanya muncul karena kejadian tertentu. Mengetahui asalnya membantu kamu memperkirakan siapa yang mengelola profil kedua, mulai dari mantan karyawan hingga pengguna Google Maps yang tidak dikenal.
1. Profil Baru Dibuat karena Tidak Bisa Mengakses Profil Lama
Lupa akun atau kehilangan akses ke profil lama sering membuat pemilik bisnis memilih membuat profil baru. Situasi ini umum terjadi ketika akun dikelola mantan karyawan, agensi sebelumnya, atau anggota keluarga.
Namun, membuat profil baru saat profil aktif sudah ada adalah kesalahan yang umum terjadi.
Pada contoh klinik sebelumnya, profil kedua muncul karena mantan resepsionis tidak bisa masuk ke profil yang dibuat pada 2019, lalu membuat profil baru.
2. Pindah Lokasi lalu Membuat Profil Baru
Saat bisnis pindah lokasi, Google meminta pemilik memperbarui alamat di profil yang sudah ada, bukan membuat profil baru. Jika profil baru dibuat, profil lama tetap menampilkan alamat sebelumnya dan ulasan pelanggan masih terkumpul di sana.
Akibatnya, informasi bisnis tersebar di dua profil dan pelanggan bisa kesulitan menemukan lokasi yang benar. Untuk langkah yang tepat, baca panduan mengubah alamat profil bisnis saat pindah lokasi.
3. Membuat Satu Profil untuk Setiap Layanan
Sebagian pemilik bisnis membuat profil terpisah untuk tiap layanan. Contohnya, sebuah spa punya satu profil untuk layanan pijat dan satu lagi untuk perawatan wajah, padahal keduanya beroperasi di alamat yang sama.
Google meminta semua layanan dicantumkan dalam satu profil. Karena itu, periksa apakah profil yang tampak berbeda sebenarnya mewakili layanan dari bisnis yang sama.
4. Profil Dibuat oleh Pihak Lain
Pengguna Google Maps dapat menambahkan tempat yang belum ada di peta. Setelah ditambahkan, informasi tempat itu bisa tampil secara publik meski belum diklaim pemilik bisnis. Karena itu, periksa informasi di setiap profil sebelum mengambil tindakan.
Dengan mengetahui asalnya, kamu bisa memperkirakan siapa yang memegang profil kedua: akunmu sendiri, orang yang kamu kenal, pihak yang tidak dikenal, atau belum diklaim siapa pun. Setelah itu, tentukan profil yang akan dipertahankan.
Sebelum Menghapus: Tentukan Profil yang Dipertahankan
Menghapus konten dari akun bersifat permanen dan tidak bisa dipulihkan. Karena itu, tentukan dulu profil mana yang akan dipertahankan sebelum menghapus profil duplikat di Google Maps.
Tiga Kriteria Memilih Profil
Pertimbangkan tiga kriteria berikut, secara berurutan:
- Status verifikasi dan akses pemilik. Prioritaskan profil yang sudah terverifikasi dan aksesnya dipegang pemilik bisnis.
- Jumlah ulasan dan riwayat profil. Pertimbangkan profil dengan ulasan dan riwayat aktivitas lebih banyak.
- Kesesuaian data bisnis. Periksa apakah nama, alamat, dan nomor telepon sesuai kondisi bisnis saat ini.
Jika kriteria terbagi di dua profil, pertahankan profil yang sudah terverifikasi dan pertimbangkan menggabungkan profil lainnya. Pada contoh klinik di Malang, pemilik mempertahankan profil 2019 dan menggabungkan profil kedua yang sudah punya beberapa ulasan.
Pilih Menghapus atau Menggabungkan Profil
Menghapus profil dari akun tidak memindahkan ulasannya ke profil lain. Sebaliknya, jika dua profil digabungkan, ulasan keduanya ikut menyatu, tetapi balasan pemilik atas ulasan tersebut mungkin hilang.
Karena itu, simpan salinan balasan ulasan yang penting sebelum mengajukan penggabungan. Dengan begitu, kamu tetap punya catatan tanggapan yang pernah diberikan kepada pelanggan.
Dua Hal yang Sebaiknya Dihindari
- Menandai profil sebagai tutup permanen.
Calon pelanggan bisa mengira bisnismu sudah berhenti beroperasi, dan tindakan ini berbeda dari menghapus profil dari akun. - Menghapus profil tanpa pemeriksaan.
Pastikan profil yang dihapus memang tidak perlu dipertahankan, karena penghapusan menghilangkan konten dan pengelola yang tertaut pada profil itu.
Cara Menghapus atau Menggabungkan Profil Duplikat di Akun Sendiri
Profil duplikat yang ada di akun Google-mu sendiri bisa ditangani tanpa menunggu pihak lain. Langkahnya bergantung pada apakah profil itu sudah punya ulasan pelanggan atau belum.
1. Hapus Profil Duplikat yang Tidak Punya Ulasan
Kalau profil duplikat tidak punya ulasan yang perlu dipertahankan, kamu bisa menghapusnya lewat pengaturan profil bisnis:
- Buka profil dengan akun Google yang kamu pakai untuk mengelolanya.
- Pilih Lainnya, lalu Setelan Profil Bisnis.
- Pilih Hapus Profil Bisnis, lalu Hapus konten dan pengelola profil.
- Jangan aktifkan opsi untuk menandai bisnis sebagai tutup permanen.
Perlu diperhatikan, hanya pemilik utama yang bisa menghapus profil. Kalau kamu baru menjadi pemilik atau pengelola, tunggu tujuh hari sebelum menghapus.
2. Periksa Hasilnya Setelah Profil Dihapus
Menghapus profil dari akun hanya melepas pengelolaannya dari kamu. Postingan, foto, video, dan balasan ulasan dari pemilik akan terhapus permanen, sementara ulasan pelanggan tetap ada.
Profil juga masih bisa tampil di Google Penelusuran dan Google Maps, kecuali Google menentukan bisnis tersebut tidak memenuhi syarat untuk ditampilkan.
Karena itu, periksa kembali hasilnya setelah beberapa waktu. Jika profil duplikat masih muncul, laporkan sebagai duplikat lewat Sarankan edit dengan langkah pada poin berikutnya.
3. Ajukan Penggabungan untuk Profil yang Punya Ulasan
Kalau profil duplikat sudah punya ulasan pelanggan, pertimbangkan penggabungan daripada langsung menghapusnya. Caranya:
- Buka profil duplikat di Google Maps.
- Pilih Sarankan edit, lalu Tempat ini tutup atau tidak ada di sini.
- Pilih opsi yang menyatakan tempat itu duplikat, bukan opsi tutup permanen.
Google akan meninjau setiap permintaan sebelum memutuskan. Agar permintaan bisa dipertimbangkan, kedua profil harus mewakili bisnis yang sama dan punya informasi yang sesuai. Karena itu, samakan dulu nama, alamat, dan nomor telepon di kedua profil.
Jika kedua profil sama-sama terverifikasi dan perubahan belum terlihat setelah beberapa waktu, hubungi dukungan Google Business Profile. Sertakan tautan kedua profil agar tim dukungan bisa memeriksanya.
Pada contoh klinik di Malang, penggabungan baru dilakukan setelah profil kedua dipindahkan ke akun klinik, seperti dijelaskan di bagian berikutnya.
4. Pastikan Hanya Satu Profil yang Tampil
Setelah penghapusan atau penggabungan diproses, cari nama bisnismu dari perangkat atau akun Google lain. Cara ini membantu memastikan profil duplikat sudah tidak muncul di Google Maps.
Pastikan juga profil yang dipertahankan menampilkan informasi yang benar, terutama nomor telepon dan jam buka. Dengan begitu, calon pelanggan menemukan data yang sesuai dengan kondisi bisnis saat ini.
Membereskan Profil Ganda yang Dipegang Orang Lain atau Belum Diklaim
Banyak pemilik bisnis mengira profil yang dikelola orang lain tidak bisa ditangani. Padahal, Google menyediakan beberapa cara untuk mengatasinya.
Langkah yang tepat bergantung pada siapa yang memegang profil tersebut dan apakah kamu masih bisa menghubunginya.
1. Minta Pemindahan Kepemilikan dari Orang yang Dikenal
Kalau profil kedua dikelola mantan karyawan, agensi lama, atau anggota keluarga, minta mereka memindahkan kepemilikan utama ke akun bisnismu. Setelah itu, kamu bisa menanganinya seperti profil duplikat di akun sendiri.
Pada contoh klinik di Malang, pemilik meminta mantan resepsionis memindahkan profil kedua ke akun klinik. Dengan begitu, penanganannya tidak lagi bergantung pada akun pribadi mantan karyawan.
Sebaiknya akun bisnis menjadi pemilik utama, sedangkan karyawan atau agensi cukup menjadi pengelola. Pengaturan ini menjaga kepemilikan tetap di tangan bisnis meski tim berganti.
Kalau masih bingung soal pembagian akses, pelajari perbedaan peran pemilik dan pengelola Profil Bisnis Google.
2. Ajukan Permintaan Kepemilikan untuk Profil yang Dikelola Orang Tak Dikenal
Kalau profil dikelola orang yang tidak kamu kenal, ajukan permintaan kepemilikan lewat Google. Setelah permintaan dikirim, pemilik profil saat ini punya waktu tiga hari untuk merespons.
Jika permintaan ditolak, kamu bisa mengajukan banding. Jika tidak ada respons, opsi untuk mengklaim profil mungkin tersedia, tetapi tidak selalu diberikan.
Langkah ini juga berlaku kalau profil bisnismu sudah lebih dulu diklaim orang lain. Panduan lengkapnya ada di artikel tentang cara mengajukan kepemilikan Profil Bisnis Google.
3. Laporkan atau Usulkan Penggabungan lewat Google Maps
Kalau profil belum diklaim atau tidak perlu dikelola terpisah, gunakan fitur saran di Google Maps. Pengguna yang mengenal tempat tersebut dan sudah masuk ke akun Google dapat mengusulkan perubahan, termasuk menandai profil sebagai duplikat.
Langkahnya sama dengan pengajuan penggabungan di akun sendiri: buka profil di Google Maps, pilih Sarankan edit, lalu Tempat ini tutup atau tidak ada di sini, dan pilih opsi duplikat.
Simpan dulu tautan profil bisnis yang benar. Tautan itu akan berguna jika kamu perlu menghubungi dukungan Google.
4. Hubungi Dukungan Google jika Usulan Tidak Diproses
Kalau usulan perubahan belum diproses setelah beberapa waktu, hubungi dukungan Google Business Profile. Sertakan tautan kedua profil agar tim dukungan bisa membedakan profil yang dipertahankan dari yang dilaporkan sebagai duplikat.
Siapkan juga bukti pendukung, seperti foto papan nama dan dokumen usaha. Bukti ini bisa diminta tim dukungan selama pemeriksaan.
Perlu diperhatikan, jika profil asli bisnismu justru dikuasai orang lain, masalahnya berbeda dari profil duplikat. Kondisi itu menyangkut kepemilikan dan akses, sehingga dibahas terpisah di bacaan lanjutan di akhir artikel.
Profil Dokter Gigi, Akuntan, dan Praktisi Lain: Kapan Boleh Terpisah
Banyak klinik dan kantor mengira profil atas nama dokter atau akuntan otomatis termasuk duplikat. Padahal, Google mengizinkan praktisi tertentu yang berhubungan langsung dengan masyarakat punya profil sendiri, selama memenuhi persyaratan yang berlaku.
Catatan: contoh praktisi individual dalam pedoman Google mencakup dokter, dokter gigi, pengacara, perencana keuangan, serta agen asuransi dan properti.
Akuntan dan konsultan pajak tidak disebut secara khusus, jadi cek pedoman terbaru sebelum membuat atau menghapus profilnya.
1. Aturan Dasar untuk Profil Praktisi
Praktisi boleh punya profil sendiri jika pekerjaannya berhubungan langsung dengan masyarakat dan mereka bisa dihubungi langsung di lokasi terverifikasi selama jam operasional.
Sebaliknya, staf pendukung tidak boleh membuat profil praktisi sendiri. Satu praktisi juga tidak boleh punya beberapa profil untuk mewakili tiap spesialisasinya.
2. Klinik atau Kantor dengan Beberapa Praktisi
Jika ada beberapa praktisi di satu lokasi, bisnis bisa punya satu profil lokasi dan satu profil untuk setiap praktisi yang memenuhi syarat. Profil lokasi memakai nama klinik atau kantor.
Profil praktisi memakai nama praktisi tanpa tambahan nama klinik atau kantor, dan gelar profesi boleh dicantumkan.
Pada contoh klinik di Malang, profil yang menggabungkan nama klinik dan nama dokter perlu diperiksa ulang. Jika dokter itu memenuhi syarat, nama profilnya sebaiknya nama dokter saja, sementara profil klinik tetap mewakili lokasi bisnis.
3. Praktisi Tunggal yang Mewakili Merek
Kalau hanya ada satu praktisi yang berhubungan langsung dengan masyarakat dan mewakili sebuah merek di lokasi itu, Google menyarankan satu profil saja. Format namanya: nama merek, tanda titik dua, lalu nama praktisi.
Ringkasan Jumlah Profil dan Format Nama
| Situasi | Jumlah profil | Format nama |
|---|---|---|
| Satu lokasi dengan beberapa praktisi | Satu profil lokasi dan satu profil untuk setiap praktisi yang memenuhi syarat | Profil lokasi menggunakan nama klinik atau kantor, sedangkan profil praktisi menggunakan nama praktisi |
| Satu lokasi dengan satu praktisi yang mewakili merek | Satu profil | Nama merek, tanda titik dua, lalu nama praktisi |
| Satu praktisi dengan beberapa spesialisasi | Satu profil untuk praktisi tersebut | Nama praktisi |
Saat Praktisi Keluar dari Klinik atau Kantor
Ketika dokter atau konsultan keluar, profil praktisinya mungkin masih menampilkan alamat dan nomor telepon tempat praktik lama. Akibatnya, pasien atau calon pelanggan bisa menghubungi lokasi yang sudah tidak sesuai.
Pedoman Google yang dibahas di sini belum menjelaskan langkah khusus untuk kondisi ini. Karena itu, periksa profil praktisi setiap kali ada dokter atau konsultan yang berhenti bekerja di bisnismu, lalu tentukan tindakan berdasarkan kondisi profil dan ketentuan yang berlaku.
Untuk menampilkan profil dokter di situs web, baca artikel terpisah tentang kredibilitas dokter gigi di situs web.
Mencegah Profil Ganda Muncul Lagi
Banyak profil duplikat bermula dari keputusan sederhana: membuat profil baru, bukan memperbaiki yang sudah ada. Berikut tiga kebiasaan yang bisa kamu terapkan agar profil ganda tidak muncul lagi.
1. Cari dan Perbarui Profil yang Sudah Ada
Sebelum membuat profil baru, cari dulu nama bisnismu. Periksa apakah profilnya sudah ada, termasuk profil lama yang mungkin dibuat karyawan atau pihak lain. Jika sudah ada, ajukan permintaan kepemilikan, bukan membuat profil baru.
Hal yang sama berlaku saat bisnis pindah lokasi, mengganti nomor telepon, atau menambah layanan. Perbarui informasi di profil yang sudah ada, jangan membuat profil baru.
2. Jadikan Akun Bisnis Pemilik Utama dan Cek Tiap Bulan
Pastikan akun bisnis menjadi pemilik utama Profil Bisnis Google, bukan email pribadi karyawan. Karyawan atau agensi cukup diberi akses sebagai pengelola sesuai kebutuhan.
Selain itu, cari nama bisnismu di Google Maps setiap bulan sebagai bagian dari rutinitas mengelola Google Business Profile. Pemeriksaan berkala membantu kamu tahu lebih awal jika muncul profil lain dengan informasi bisnis serupa.
3. Samakan Data Bisnis di Situs Web dan Direktori Lain
Pastikan nama, alamat, dan nomor telepon konsisten antara Profil Bisnis Google, situs web, dan direktori bisnis lain. Pakai informasi yang sesuai kondisi bisnis saat ini.
Data yang tidak konsisten membuat pelanggan sulit memastikan informasi yang benar. Selain itu, perbedaan ini mungkin menyulitkan Google dan pelanggan mengenali bahwa semua informasi merujuk pada bisnis yang sama.
Untuk langkah penerapannya, pelajari panduan konsistensi data bisnis dalam SEO lokal.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa Lama Google Menggabungkan atau Menghapus Profil Bisnis Ganda?
Tidak ada waktu pasti. Google hanya menyebut bahwa setiap usulan ditinjau terlebih dahulu, sehingga perubahan bisa membutuhkan waktu.
Satu-satunya batas waktu yang tercantum adalah 3 hari bagi pemilik profil untuk merespons permintaan kepemilikan. Simpan tautan dan tangkapan layar laporan yang kamu kirim, lalu hubungi dukungan kalau belum ada perubahan.
Apakah Profil Ganda Bisa Membuat Profil Bisnis Ditangguhkan?
Bisa. Pedoman Google pada umumnya melarang lebih dari satu profil untuk satu lokasi, dan Google berhak menangguhkan akses bagi pelanggar pedoman.
Karena itu, hapus atau gabungkan profil ganda yang kamu buat sendiri sebelum menjadi masalah. Kalau profil sudah ditangguhkan, pahami dulu penyebab profil ditangguhkan dan cara pemulihannya sebelum mengajukan pemulihan.
Apa Beda Menghapus Profil dan Menandainya Tutup Permanen?
Keduanya berbeda tujuan. Menghapus profil dari akun hanya melepas pengelolaannya: konten buatan pemilik terhapus, ulasan pelanggan tetap ada, dan profil bisa tetap tampil.
Tutup permanen dipakai untuk bisnis yang benar-benar berhenti beroperasi, dan statusnya ditampilkan jelas kepada pencari. Untuk profil ganda, pilih penggabungan atau laporan duplikat.
Apakah Menghapus Profil Duplikat Menurunkan Posisi di Google Maps?
Tidak ada yang bisa menjamin posisi naik atau turun setelah profil ganda dibereskan. Posisi juga dipengaruhi faktor lain di luar profil ganda.
Yang bisa kamu jaga adalah ulasan: gabungkan profil ganda yang punya ulasan alih-alih menghapusnya, dan samakan data kedua profil sebelum mengajukan penggabungan.
Apa yang Harus Dilakukan bila Google Salah Menandai Profil sebagai Duplikat?
Hubungi dukungan Google Business Profile dan ajukan banding atas status duplikat. Kedua bisnis harus memenuhi syarat dan berbeda satu sama lain.
Jika keduanya melayani pelanggan di lokasi yang sama, Google meminta bukti papan nama permanen yang menampilkan nama masing-masing, misalnya pada dua kantor di satu gedung.
Penutup
Menangani profil duplikat di Google Maps bukan sekadar menekan tombol hapus. Urutannya: pastikan profil benar-benar ganda, tentukan profil yang dipertahankan, lalu pilih cara penanganan sesuai siapa yang mengelolanya.
Profil di akun sendiri bisa lebih sederhana, sedangkan profil milik orang lain mungkin butuh permintaan kepemilikan atau bantuan dukungan Google, dan profil praktisi perlu dicek ke pedoman sebelum dihapus.
Karena itu, anggap penanganan profil duplikat sebagai bagian dari pengelolaan profil bisnis, bukan sekadar urusan teknis.
Setelah hanya satu profil yang tersisa, lengkapi informasinya lewat panduan optimasi Google Business Profile. Untuk memastikan tidak ada profil ganda atau informasi yang bertentangan, unduh checklist audit Google Business Profile.
Tinggalkan komentar